Minggu, November 11

Vol.I ○ KESEMPATAN

Juli 2012,




Dapatkah tulisan menghasilkan sebuah opini,sebagaimana tulisan bisa menampung kata - kata saat seseorang tak mampu berbicara,tidak di dengar bahkan mungkin tidak berguna untuk itu akankah suatu kesempatan datang.


        Sebuah kesempatan aku di terima dipekerjakan untuk perusahan milik BUMN pada waktu itu serta wujud nyata sebuah tulisan di mana ada seseorang begitu menghormati suatu pekerjaan,juli 2012 di situlah kuawali kebergunaanku dalam perjuangan ini,Ada seseorang yang mendorongku untuk bekerja,dimana pemahaman sederhana bekerja untuk merubah suatu keadaan dan menghidupkanya,pada kontrak kerja selama 6 bulan pertama.aku adalah karyawan termuda waktu itu dengan di usia 20th,kegigihan berat mengawali pekerjaan ini memang pekerjaan yang hanya sedikit menggunakan otak dan lebih banyak mengunakan tenaga karena di setiap hari beban 100kg di pundak ku ya,banyak yang bicara pekerjaan ini adalah pekerjaan KULI,dimana banyak orang termasuk orang tua ku menyebutnya rendah,tidak diminati dan memalukan untuk sekedar di pamerkan kepada seorang wanita.namun telah ku terima dan ku lalui itu di tahun kontrak pertama dan kedua,kotor kumuh bau sudah menjadi keseharianku dari hari pertama kerjaku.menjelang kontrak ke tiga ku,perusahaan ini semakin terpuruk dengan berbagai masalah mulai dari intern manajement sampai kepada extern pertanianya.dalam tahap sulit ini banyak dari teman-temanku menyerah dan mengundurkan diri karena kontrak kerja yang semakin pendek dari 6 bulan kontrak menjadi hanya 3 bulan kontrak tidak cukup untuk mereka yang sudah berkeluarga,sedang aku akan bertahan dan hanya melakukan hal kecil,memberikan pemaparan kepada teman - teman ku untuk tetap bertahan memperkuat etos kerja dan sedikit berfikir,


                                                                                DOC.2013


"Jika diam itu bijak,maka lakukanlah,tapi ketika bijak itu di injak bicaralah agar mereka diam".






Aku tahu tak ada lagi pilihanku selain pekerjaan ini.tidak meneruskan ke jenjang sarjana di masalalu karena sebuah keadaan miskin ku penyebab belengu di keadaan ini,walaupun begitu aku tidak pernah menyesal dalam setiap perjalananku meski setiap kali sampai saat ini untuk mendapatkan pekerjaan baru masih menjadi misteri.dalam kontrak ke tiga ini sekali lagi mulai ku gunakan otak yang semestinya ku miliki,dan bukan secara kebetulan aku di beri kesempatan bergabung pada serikat kerja walaupun tidak menjadi anggota tetap aku terpilih dari pimpinan yang mengamati masa kotrak dan rekam opini dari rekan - rekan ku.aku berjuang melalui serikat pekerja ini aku memberikan suatu gagasan bahwa untuk menjadi kuat seseorang harus mendedikasikan dirinya dan memiliki etos kerja serta demikian bisa memberikan suatu konstribusi,namun bagi mereka itu hanya omong kosong,memang aku hanya 3 orang perwakilan dari teman teman kontrak sedang kan 90% dari mereka adalah karyawan tetap memiliki masa kerja yang jelas.dan bagi mereka pekerja kontrak sepertiku hanyalah sebuah alat dan pelengkap saja,aku tidak kecewa dalam hal itu,aku akan tetap meneruskan perjalanan ini,hari kerja terus berjalan dengan berbagai cara otak ini mulai berfikir apa yang akan aku perbuat kepada seseorang dan pada yang utama para rekan kontrak ku saat aku berada di dalam serikat ini,berbekal uang Rp.200.000,- aku berinisiatif mencetak undangan tanpa nama ku sebar melalui pos telegram ku tujukan kepada seluruh unit dan perwakilan serikat pekerja pada perusahaan ini dengan berisi surat sebagai berikut



                              ●○●○ Loading ..


      Tak ada jawaban bahkan tak ada pembahasan dari ketua serikat,aku pun tak mengerti gejolak politik yang seperti apa yang mereka buat untuk mempertahankan eksistensi perusahan agrobisnis di bidang gula dalam lingkup yang besar di negara ini namun sederhana yang aku tau saat perusaan ini terus bereksistensi maka sedikit banyak aku dan 450 rekan kontrak masih bisa diperdayakan untuk terus bekerja namun yang ku tahu seringkali dan banyak dari kita sendiri menumpangi 
KEPENTINGAN PRIBADI dalam berkompetisi.logikanya kita hanya bekerja sekedarnya dan di gaji dari itu aku selalu berfikir di manakah konstribusi itu berada sementara saat di berbagai kesempatan aku bertanya apakah kita sudah memberikan konstribusi dan jawaban itu selalu ada 


"untuk apa berkonstribusi tapi kita tidak di beri sebuah kesempatan".

sekali lagi hidup tak semulus apa yang sedang Aku tulis,aku percaya suatu etos kerja akan berharga jika kita selalu ingat tak ada yang sia - sia kepada apa yang sudah kita lakukan.kembali pada hari itu tepat di bulan agustus 2015,serikat pekerja di masing - masing unit mendapat kabar serta mengadakan rapat pleno aku mendapatkan udangan rapat itu.yang membahas akan keikut sertaan karyawan dalam kegiatan demo pada tanggal 18 agustus di surabaya,


Doc 2015















Lepas dari tujuan keikutsertaanku bergabung di serikat pekerja adalah agar 450 rekan kontrak bisa di upayakakembali kontrak kerjanya selama 6 bulan,namun ini masalah lain,100 orang di pilih dari setiap unit,aku kembali beruntung dari 100 karyawan terpilih,dan aku satu-satunya perwakilan dari rekan - rekan kontrak,14 unit dari perusaan ini sekitar 1.400 buruh dan sekitar 2.500 para petani dan buruh tebu berkumpul di surabaya bertemu.ribuan kerumunan manusia berorasi di depan kantor gubenur dan DRD jawatimur tepat pukul 08.00.wib bertepatan pada hari KEMERDEKAAN negara ini waktu itu.

Dokumentasi.

      Kami ribuan buruh membanjiri kota berkeliling melintasi tugu pahlawan dan gedung direksi keadaan tertib waktu itu,setiap dari kami membawa sebatang tebu yang terikat dengan bendera kita merah putih dengan panas matahari yang menyengat pada siang itu.dengan brifing dari ketua serikat unit bahwa tuntutan kita adalah merangkul petani tebu dan menuntut penutupan serta mencabut surat ijin pendirian pabrik gula swasta yang ilegal.memang dari beberapa hal aku mengetahui peraturan perundang-undangan gula mengatakan bahwa harga gula kita adalah 1,5kg 
harga beras peraturan itu tercantum sebagai undang - undang sejak pemeritahan jaman belanda dan tidak ada perubahan,





        Selanjutnya kurun waktu 10 th ini banyak pengembang dan pendiri
pabrik - pabrik gula baru dimana modernitas pabrikasi mereka jauh lebih baik dengan mesin otomatis dan efisien serta kapsitas pruduksi gula mereka jauh lebih besar ton/tcd nya.dengan jumlah karyawan yang relatif sedikit.serta di curigai pembangunan pabrik hanya sebagai kedog para mafia dan importir gula.secara sederhana mungkinkah di 10th mendatang akan terjadi 

revolusi industri terutama di bidang industri agrobisnis pertanian,dan bisa di bayangkan saat itu terjadi berapa generasi kita yang menjadi pengangguran saat industri mulai mengunakan mesin otomatis yang di upgrade sedemikian cepat.ini realistis untuk dipikirkan dan menentukan langkah dalam menghadapi sebuah pekerjaan.kembali pada apa yang sedang ku hadapi,aku sadar aku tidak mempunyai suatu posisi dan kapasitas yang dapat diperhitungkan untuk berkonstribusi pada perusahaan yg membesarkan seseorang pendorongku dan memberiku hidup sejak aku kecil,kembali pada paragraf  dimana pengharapanku ada perkembangan kontrak yang berpengaruh pada pendapatan dan perkembangan kerja kepada 450 rekan kontak ku.sering kali dalam kesempatan rapat pleno yang di adakan serikat kerja unit aku membahasnya dan tanpa jawaban bahkan seringkali aku mendapat perlakuan lebih hanya untuk diam masalah kontrak kerja.dan ada benarnya aku mengurangi ke aktivanku masalah kontrak demi guna menjaga sebuah kesempatan ini,sampai pada kesempatan DEMO ini aku hanya mengikuti arus
menunggu kedatangan seorang gubenur untuk sekedar menampung aspirasi kita,

Ada sebuah istilah bijak berkata :
              "dimana ada semut disitu ada gula"



      Syaifullah hidayat (Gus ipul),iya dia adalah tokoh dari jombang dan mendapat kesempatan duduk sebagai wakil gubenur surabaya pada waktu itu,beliau tentunya tau 2 perusahaan gula yang berdiri di jombang secara dekat aku mengkoreksi,dalam dialognya menemui dan menjawab aspirasi kita,dia akan melakukan pengkajian lebih lanjut perusahaan baru di bidang industri gula karena pemberi ijin surat adalah dari pemerintahan pusat di jakarta,selanjutnya mengatur dan menstabilkan harga gula sesuai perundang-undangan.di mana yang ku tahu telah beredarnya gula impor ravinasi oleh pemerintah memang dari beberapa sumber yang telah aku baca DGI (dewan gula indonesia) yang di ketuai oleh 
arum sabil,dia juga merangkap jabatan sebagai ketua umum APTRI (asosiasi petani tebu rakyat indonesia).
       Pada waktu itu dan bertepatan sebagai corong pembicara asipirasi kami pada hari ini,mengatakan  2015 pemerintah kita telah mengimpor gula sebesar 49.000.000/ton dan akan berswasembada gula pada tahun 2018,serta menrevilitalisasikan pabrik - pabrik gula yang berkonstribusi untuk pemerintah,dan arum sabil juga mengatakan adanya masalah pada internal di 
PG - PG saat ini,karna biaya tebu rakyat yang tidak sesuai dengan biaya produksi pabrik,di sini aku tau kesimpulan apa yang menyingung dan mencurigai adanya masalah intern itu dan inisiatifku untuk menulis sebuah "kesempatan" ini menjadi perlu dan akan menjelaskan kepada diriku sendiri di manakah konstribusi ku berada.serta semoga ini dapat sebagai pembuka opini baru bahwa suatu kesempatan akan lebih berguna dari sekedar berkonstribusi.

   Di sini ku berdiskusi dengan alam,kenapa indah mentari terbit menghangatkan bumi.Aku orang malam yang membicarakan terang,orang terang yang menentang kemenangan oleh kepentingan.cahaya matahari menusuk ku dengan ribuan pertanyaan yang takkan pernah ku tahu di mana jawaban itu,harusnya saat ini aku sudah berdiri mencari jawaban kegelisahan hati.Senja menemaniku pulang walaupun semua keputusan hanya memberiku sangat sedikit kesempatan pada perjuanganku.namun berbagai kesimpulan dan aspirasi solusi akan memberikanku catatan pada hari ini.
Tepat minggu ke 2 setelah itu telah berakhir perjanjian kontrak kerjaku,aku tidak di pekerjakan lagi sampai  DMG (dalam masa giling).
tahun depan.




SELANJUTNYA . ...
Ngangur,critane sek gurung iso nulis maneh !!










      Ingatlah para rekan - rekan ku.serikat pekerja di bayar dari donasi kita para pekerja,untuk itu kita akan terus menuntut konstribusi itu.semoga tulisan ini dapat menjadi pembuka opini baru kepada kalian.




BAB KESEIMBANGAN


Islam dalam garis besar adalah agama yang di sebarkan secara luas oleh manusia yang paling mulia bernama muhammad saw,karena dia manusia terpilih dan diberi wahyu,yang bertugas memberi rahmat kepada seluruh umat manusia tanpa terkecuali.dengan al Qur'an sebagai tuntunan dan sholat sebagai pedoman.selain itu hadist dan tafsir hanya pelengkap.itu hanya kacamata islam sebagaimana agama,yang di mana segala penjelasan yang telah dibawa nenek moyang sampai pada kita.
Sementara secara khusus aku lahir di tanah jawa,dan agama islam yang dibawa berasal dari negara bernama saudiarabia,maka secara rasional aku di berkati agama bernama islam namun seiring berjalan waktu dan pengembangan pemikiran aku sudah diadobsi kebiasaan hidup di tanah jawa yang disini mereka menyebutnya budaya,maka saat pemahaman agama dan budaya itu seimbang tentu saja harusnya saling melengkapi dan kini keseimbangan itu sudah menjadi perbedaan dalam lapisan masyarakat yang luas,bergeser menjadi sebuah politik.
dalam artinya politik adalah peraduan penasiran dari sebuah pemikiran dan penempatan suatu keadaan.secara jelas politik lahir dari dalam diri pribadi - pribadi seseorang yang terdorong sebuah kepentingan yang tidak konsisten.aku tertarik menulis ini,
Pengaruh ajaran islam di antara budaya yang  secara pribadi aku adopsi,
Aku sepakat islam adalah agama dan kejawen adalah budaya maka jangan dikaitkan dengan kepetingan atau penafsiran secara pribadi yang membuat orang lain semakin bodoh.
Kejawen itu sangat kompleks,dalam berbagai penafsiran.namun secara dekat kejawen itu ada,di pakai dalam adatistiadat cara berdo'a sampai tata cara pernikahan dll,namun banyak dari orang sekitar tidak memahami secara detail nilai dan dari mana kejawen itu ada dan lahir,
Secara pribadi aku ingin menjelaskan bahwa kejawen itu hanya tatacara nilai yang mengadung ilmu,bukan suatu magic atau penafsiran di luar nalar yang menjadikan seseorang bodoh dan tidak mengerti.
keris,sesajen,atau pun hal yang di luar nalar itu diragukan,secara jelas untuk kapasitas seseorang menerima sebuah ilmu berbeda - beda,aku prihatin terhadap perubahan dan penafsiran tatacara kejawen itu yang sungguh berbeda dengan keadaan seharusnya,kejawen adalah jati diri dan asul - usul yang sangat jelas dan dekat,yang kita pakai dalam kehidupan sosial secara fisik atau rohani disini,walaupun sudah berubah dari cara berpakaian,bahasa dan sopan - santun,namun bagaimana tetap kejawen sebagai nilai itu ada di mata dan hati,dan islam sebagai agama hanya kepada iman.dua hal yang harus seimbang walaupun di pergaruhi sebuah penafsiran,tata cara,atau pun perubahan baru.
Tata cara akan selalu berubah karena penafsiran namun nilai itu tak akan mengingkari dalam hati sedalam nurani.keseimbangan itu adalah percapain tertingi dalam sebuah ilmu
Dalam pemahaman kejawen segala yang ada di depan mata kita,hewan,tumbuhan,air,gunung dan sesuatu yang hidup di alam semesta ini sebenar - benarnya adalah islam yang sudah diadopsi sekian lama di tanah jawa,
Kepercayaan itu terletak pada diri sendiri sedangkan kebenaran dan penafsiran hanya milik orang lain untuk itu jika kau yakin dirimu ada pada islam letakan seluruh hidupmu pada allah sebagaimana muhammad saw bersama al qur'an sebagai tuntunan dan gunakan sholat sebagai pedoman sandarkan saja kebenaran dan penafsiran kepada orang lain.karena hanya allah milikimu yang hakiki.
Tidak ada satu pun manusia di dunia ini yang mendekatkanmu kepada allah kecuali muhammad saw.
manusia islam hanya seujung kuku sebatas meniru muhammad saw,selebihnya hanya dengan hadist dan penafsiran.dengan dalil dan retorika kata - kata.yang hanya bisa membingungkan penyampaian islam menuju allah yang hakiki.
Kita boleh - boleh saja menafsirkan islam secara luas,namun jangan sampai menghilangkan nilai dari jadi diri kita hidup di tanah jawa,sebab ada benarnya salah satu tokoh agama di indonesia,beliau juga berasal dari jombang abdurrahman wahid atau banyak kita mendengarnya "gus dur"beliau pernah berkata islam datang tidak untuk merubah budaya,islam adalah pelengkap budaya kita lantas jangan sampai dari kita anak - anak muda atau pun lintas usia terpengaruh oleh faham - faham yang belum jelas namun sudah di ikuti secara luas






Saat ini usiaku menginjak 27th,dimana masa terberat dalam perjalanan hidup ku,pekerjaan kontrak yang sering kali meliburkanku membuat ekonomi hidupku agak berat,bapak yang menginjak usia tuanya juga sudah sering sakit - sakitan dan tidak bekerja menanggung dua anak yang masih sekolah,demikian ibuku juga hidup dalam keadaan pas2an di dalam mengasuh dua anak didalam keluarganya,aku tidak pernah membayangkan hidupku akan seberat ini perceraian orang tuaku membuat semuanya berubah,aku yang seharusnya sudah merencanakan berumah tangga harus akan aku tunda,aku hanya sendiri memikirkan ini sebari mencari jalan,dan semua ini atas kesalahanku sendiri atas keegoisanku.
Aku sudah berusaha melamar ratusan pekerjaan namun tiada panggilan,aku juga membuka usaha kopi yang sekedar hanya bisa memberiku makan,aku malu meceritakan ini semua namun ini begitu penting untuk ku tulis sebagai penginggat dan penaungku dalam segala keresahan.nasip masih berpihak tak baik kepadaku aku ibarat nelayan yang kehilangan kapal terombang - ambing di tengah lautan,aku seakan tidak ada gunanya dalam hidupku ataupun hidup keluargaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar