Senin, November 19

Vol.II ○ FATAMORGANA

        
          Kopi hitam itu jelas,tanpa kombinasi susu karna kopi mengajak bangun sedang susu mengajak tidur tinggal kejelasanmu bangun atau tidur.


 
  Hidup tak lepas dari masalah ekonomi,demikian setidaknya aku ingin menulis bahwa terkadang keinginan adalah sumber dari segala masalah,kemarin aku masih di rumah ini tempat bapak dan 3 saudaranya di besarkan kehidupan berjalan normal. 2 tahun setelah sepeninggal kakek dan nenek.rumah sederhana yang berpintu dan bercendela jati berlantai debu berada pada KM.15 dari jalan utama pinggiran kota nilai dan posisi yang bagus untuk membuat sebuah usaha,rumah ini telah terjual,dengan segala isi nilai dan kenanganya.ketika aku dilahirkan dimulai semenjak awal hidupku sudah berantakan,aku selalu bersikeras untuk bertahan hidup secara idealis,karena setiap kebebasan yang dimiliki harus ada sebuah harapan dan harapan itu akan memberikan sebuah keseimbangan serta keseimbangan itu sendiri akan mengembalikan lagi sebuah kebebasan,
Diam dalam belengu,sendiri dalam ketenangan,ambisi dalam keadaan,apapun itu hidup masih akan terus berjalan.
Sementara aku harus berkarya menggali potensi diriku secara natural seiring berjalanya waktu
Dan setiap keahlian yang kau punya tidak akan ada artinya tanpa kesempatan.saat kesempatan ini datang secara langsung pemikiran ini akan terdorong
Ini menjadikan penting untuk ku tulis ini.
Sebagai dasar keseimbangan pemikiran dengan tujuan.
Melakukan semua dari hati untuk mengontrol segala keadaan adalah pelajaran dari sebuah komitmen.
Dan kini aku membuat kopi tidak untuk sekedar sebagai usaha,namun lebih kepada ketentraman dalam seseorang melanjutkan hidup,setiap orang berhak memaknai segala kehidupan yang dijalaninya,tanpa terkecuali.laki laki di atas usia remaja harus bekerja saat kesempatan kerja tidak datang sementara keinginan terus akan berlanjut maka dirimu sendiri akan terus di tuntut dalam keadaan. Maka selanjutnya kemana kaki dan pikiranmu akan berjalan.


  Kini kembali,tempat untuk sekedar aku minum kopi telah hilang,hanya tersisa dari nama yang kusimpan.di sini aku akan menjelaskan sedikit opini kenapa kopi ini ku beri nama MUG,mug dalam bahasa indonesia kita berartikan gelas,menjelaskan dimana sebuah kopi membutuhkan tempat dalam segala keadaan,yang dapat menciptakan sebuah rasa.
Tidak ada kebetulan dalam hidup semua dipertaruhkan dari sebuah kesempatan,maka tidak ada yang lebih mahal dari segala hal kecuali engkau pemain hidupmu yang mengirama secara natural,demikian hidup akan menjadikanmu sebuah torehan yang meghasilkan seni dimana terdapat isi sebuah nilai dari segalanya.dengan itu hidup tidak akan menipumu.



(Flashback).
KELUARGA TAHAP I

Saat aku membahas sesuatu yang ku sebut keluarga,
ini bukan lagi soal tentang uang,aku di antara mencintai dan membenci keluargaku,mereka sangat dekat dengan hidup ku untuk itu aku kurang nyaman dalam keadaan itu.menginjak umur 8.th bapak dan ibu ku memutuskan bercerai aku adalah anak laki - laki satu - satunya.banyak orang tentu tau bagiamana rasanya menjadi seorang anak satu - satunya,semenjak itu aku di asuh oleh pamanku,aku adalah anak yang cerdas di usia ku dalam perjalan sekolah ku aku masih dalam 10 besar,paman mengasuhku dengan sangat baik,keluarganya sempurna.namun trauma ku ini masih akan tetap ada.dalam hidupku mengikuti paman sekalipun aku tidak pernah kekurangan bahkan di sekolah ataupun di komplek perumahan keluarga ini adalah keluarga yang terpandang.iya,pamanku adalah seorang manajer perusahaan milik BUMN pada waktu itu,hidupnya tertata dengan keadaan ekonomi yang stabil,pamanku memiliki 1 istri dan 3 orang anak,1 perempuan dan 2 laki - laki.dalam didikan kami dalam keluarga paman tidak pernah membeda2kan.ku,hidup sangat harmoni waktu itu,namun ketika pulang berkujung ke rumah nenek dan bertemu keluarga ku aku selalu tidak nyaman menata hatiku,untuk itu berat bagiku memaafkan sesuatu yang telah lalu,aku mencoba biasa saja namun tetap saja sama aku tidak bisa,dan aku hanya ingin hidup apa adanya,pamanku sudah menyadari hal itu dan berharap aku bisa berubah masalah penyakit hati ,namun ini adalah masalah lama yang menjadi bumerang dalam hidup aku masih saja tidak bisa menyembuhkan hati,aku hidup secara idealis kehidupan sosialku baik namun aku menghindari orang - orang yang tidak mempunyai sebuah komitment,orang seperti itu hanya 



menyusahkan.aku menguji diriku sendiri dalam sebuah kesetiaan namun kadang hanya sebuah kesia- sian yang aku dapatkan.namun aku akan selalu seperti itu demi hidupku sendiri.tak sedikit dari keluarga yang lain ataupun pada teman dan seseorang yang mengenalku memandang hidupku tidak akan berguna saat aku tidak memiliki apa-apa,dan aku menandai setiap penafsiran itu,namun lain hal dengan pamanku dia selalu berkata tidak ada hidup yang sangat mahal kecuali pada orang yang sangat tepat.aku dengan mudah menyadari kata - kata itu.dan selama ini aku tidak memiliki suatu percapaian tertinggi,dalam sekolah,kuliah,ataupun pekerjaanku namun dengan itu aku bahagia karna percapaian tertinggiku hanya sebuah kesetiaan tidak lebih,
Aku hanya ingin hidup bermanfaat 
             
Alam semesta
Ketika jatuh aku hanya perlu alam sebagai peredam jiwa dan hati sebab manusia bukan solusi sebagai peraduan,tapi alam akan memberimu udara dan pandangan baru sesuai apa yang kau butuhkan alam mengerti segala keresahan demikian sang penciptanya tuhan,mampu menerobos pikiran yang berhungan dengan hati,ketika kita sendiri saja kita hanya perlu merenunginya dengan alam,berbicara tanpa satu kata pun yang di bantahkan.alam di ciptakan sebagai tempat peraduan manusia,














Be with you

      
Saat aku menulis,
tentu aku hanya membicarakan diriku,aku adalah seseorang yang idealis mementingkan diriku sendiri mengkesampingkan kepentingan orang lain kepadaku.demikian membuat diriku tahu,banyak seseorang datang dan pergi berganti,keluarga,sahabat,teman - teman,ataupun seorang wanita namun aku masih saja seakan sendiri.aku sebenarnya lebih suka sendiri,tapi mereka selalu saja ada di hidupku bahkan ada yang pergi dan tidak kembali,wajar aku memang egosentris,Tempramental dan tidak mau ada seseorang yang menggaturku bahkan aku tidak peduli seseorang pergi meninggalkanku.tanpa alasan apapun aku hidup bebas sesuai keinginan walaupun sebenarnya aku sudah sangat kesepian.
banyak teman datang ada juga banyak teman yang tidak menyukai ku,alami saja sifatku seperti apa adanya,sebab kadang aku hanya butuh diriku sendiri dan tidak tahu apa yang kubutuhkan,tapi hidup terus berjalan kadang juga terhenti.
kehidupan sosialku baik.
aku bekerja dan mempunyai usaha serta menjalani hobby,kesempatan juga selalu datang,namun masih tetap aku seakan sendiri.
Sampai kepada aku terlalu banyak mensia-siankan teman dekat wanitaku.
Di sini aku ingin mereka tahu,ada seseorang yang mendasar sepertiku menaruh seseorang pada titik terendah dalam hidupnya,aku selalu seperti itu yang berunjung mereka takut dan meninggalkan hidupku.
bagaimana mungkin ada seseorang secara sadar dipaksa untuk menjadi sesuai keinginan kita sendiri,aku menggira tidak ada dan setiap orang pernah melakukan itu terhadap orang lain,namun satu hal siapa yang bertahan dialah sebaik - baiknya orang,pernah sesekali aku meludahi orang yang ingin lebih di anggap dariku.aku sudah di titik hidup seperti itu,untuk itu aku memilih diam dan sendiri saja.
Sampai kepada seorang ibu menangis ingin kesifatan seorang anaknya berubah.aku tidak kunjung merubah sifat itu sampai kepada aku menulis ini untuk sekedar menghentikan hati dan menyesalinya.
Sebab segala pengalaman dalam hidup aku masih membutuhkan mereka membaca dan mengerti ini,aku ingin jujur - jujur saja,tak baik aku terus saja seperti ini.
seakan aku tidak mensyukuri yang telah lalu dalam hidupku
Sekarang aku tidak lebih baik dari siapapun,tapi aku masih tetap tidak mau melihat hidup seseorang,sebab lebih aku nikmati hidupku sendiri
Karena keluagaku masih menerima itu titik dimana aku sendiri merendahkan hidup keluargaku.menyakiti,membenci,menghina keluarga tetap yang paling dekat dengan hidupku,
Ada baiknya seseorang menjadi dirinya sendiri namun ada kalanya seseorang perlu melihat hidup orang lain.bukan tentang siapa aku,melainkan untuk apa manfaat dariku.
Suatu barang menjadi mahal bukan karena di jual mahal,namun yang paling penting barang itu diperlukan.dan idealis bukan barang namun keadaan hidup yang membentuk nilai seseorang untuk menjadi suatu pemikiran.
Untuk itu aku sedikit tidak menghargai pemikiran - pemikiran atau pun omongan - omongan yang menjurus pada keinginan seseorang yang di ambil dari dirimu secara langsung ataupun tidak sadar.








Karena pada dasarnya kita hanya ingin hidup ini di akui dan di lihat tidak mau bersaing dan selalu ingin di unggulkan itulah idealis yang dipakai namun mereka masih berubah - ubah dan tidak mengakuinya untuk itu aku tidak mau melihat hidup mereka sebab mereka akan melihat hidupku dan menyimpulkanya sendiri.tak peduli kau membenci atau menyukaiku namun demikian hidup selalu diatas dan tidak peduli siapa yang di bawah bebas sesuai kemaunya asal tidak ada dalam hidupku sendiri.sangat jelas jika kau membacanya.aku adalah aku bukan orang lain tapi masih saja sanggup kau ubah mereka adalah dirimu kenapa karena hidupmu sendiri tidak konsisten pada idealis dan berhentilah cari saja hidupmu yang lain dan jangan kau samakan sebab idealis orisinilitas dari keadaan,





Kebebasan 

Karena pada saat seorang berada dalam kotak
Itu hanya ada satu alasan 
kematian.







KALAU 
SESEORANG IKHLAS
MUNGKIN IA TIDAK AKAN KAYA
TAPI
SEKALI BUTUH DUIT ITADA



KAMU BISA BILANG SEKARANG
BROKEN HEART ITU MENYAKITKAN
KAMU BELUM PERNAH 
MERASAKAN BAGAIMANA RASANYA
BROKEN HOME
APALAGI UNTUK BERADA DI ANTARA KEDUANYA 
MENYEDIHKAH !!























Terimakasih,
Baca dan beri aku sebuah ispirasi secara nyata ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar